31 Des

KPR Syariah

Bismillahirrohmanirrohim…

Tidak ada salahnya bagi Anda, yang sedang mencari rumah, untuk memahami beberapa jenis KPR yang ada. Anda bisa memilih jenis KPR yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya ialah KPR Syariah. KPR Syariah mengadaptasi sistem jual-beli syariah yang bebas dari bunga dan riba.

Perbedaan paling mendasar antara KPR syariah dan konvensional terletak di proses transaksi. Jika KPR konvensional melakukan transaksi uang maka KPR syariah bertransaksi barang (dalam hal ini rumah) dengan prinsip jual-beli (murabahah).

Dalam transaksi syariah, Bank syariah ‘seakan’ membeli rumah yang diinginkan konsumen dan menjualnya kepada konsumen dengan cara dicicil. Kredit rumah dengan skema syariah tidak mengenakan bunga, namun Bank/institusi mengambil margin keuntungan dari harga jual rumah.

Sebagai contoh:

Konsumen ingin membeli rumah yang harga tunainya Rp. 200 juta. Pihak Bank/Institusi syariah akan membeli rumah tersebut dan menjual kembali kepada Anda dengan mengambil margin keuntungan Rp50 juta. Maka uang yang harus Anda cicil selama masa tenor adalah Rp250 juta, dikurangi jumlah uang muka. Lamanya masa tenor dikembalikan kepada Bank/Institusi masing-masing.

Berikut ini beberapa poin yang membedakan KPR Konvensional dan KPR Syariah:

Kelebihan KPR Syariah

  • Cicilan bersifat tetap, tidak tergantung pada suku bunga Bank Indonesia.
  • Ketika ingin melunasi pembayaran lebih awal, Bank syariah tidak akan mengenakan penalti atau denda seperti pada KPR konvensional.
  • Dapat melakukan perencanaan keuangan bagi keluarga karena sifat cicilan yang tetap.
  • Saat ini, uang muka lebih ringan dibanding KPR konvensional, yakni bisa hingga 10%, bahkan beberapa Bank/Institusi ada yang menerapkan DP 0%.
  • Proses lebih cepat dengan persyaratan yang mudah sesuai dengan prinsip syariah.

Proses pengajuan KPR Syariah lebih mudah dengan prinsip Islami, namun terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh calon debitur, sesuai dengan Bank/Institusi masing-masing.

Kini ada banyak lembaga perBankan/Institusi yang menawarkan produk KPR Syariah. Selain Bank Muamalat, beberapa Bank besar di Indonesia juga mulai membentuk lembaga perBankan syariah yang menyediakan produk KPR Syariah.

Jika sudah faham, silahkan Anda menentukan langkah selanjtnya…!!!

 

WA